PM Myanmar Dikenai Tahanan Rumah
Selasa, 19 Okt 2004 16:54 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Myanmar Khin Nyunt dipastikan telah digeser dari jabatannya dan dikenai tahanan rumah atas tuduhan korupsi. Demikian disampaikan seorang juru bicara pemerintah Thailand."Kami bisa konfirmasikan bahwa Khin Nyunt telah digeser dari posisi PM dan sedang dikenai tahanan rumah," ujar Jakrapob Penkair kepada The Associated Press, Selasa (19/10/2004).Konfirmasi ini keluar setelah pejabat-pejabat Thai mengungkapkan adanya rumor bahwa Khin Nyunt telah ditangkap. "Laporan intelijen kami menyatakan bahwa ada yang tidak beres di Myanmar dan insiden itu cukup serius," ujar Wakil Panglima Angkatan Darat Thai Lertrat Ratanavanich kepada Reuters sebelumnya.Menurut seorang jenderal Thai yang minta dirahasiakan identitasnya, junta militer Myanmar tidak senang dengan Khin Nyunt dan mereka ingin memberhentikannya dari posisi PM. Selama beberapa bulan ini Khin Nyunt diisukan terlibat dalam perebutan kekuasaan dengan orang kuat junta, Jenderal Than Shwe.Khin Nyunt dianggap sebagai pemimpin Myanmar yang paling reformis. Ia diangkat sebagai PM pada tahun lalu. Myanmar telah berada di bawah kekusaan junta militer selama lebih dari empat dekade. Rezim yang memerintah saat ini telah berkuasa sejak 1988 silam setelah menghancurkan perlawanan pro-demokrasi.
(ita/)











































