Abdurrahman: SBY Ingatkan Tugas Jaksa Agung Berat

Abdurrahman: SBY Ingatkan Tugas Jaksa Agung Berat

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2004 16:04 WIB
Jakarta - Abdurrahman Saleh sudah bisa dipastikan akan dipercaya presiden terpilih SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sebagai jaksa agung. Sementara MS Kaban akan dipercaya sebagai menteri kehutanan. Abdurrahman Saleh keluar dari rumah SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 15.20 WIB, Selasa (19/10/2004). Abdururahman Saleh mengenakan pakaian batik warna cokelat. Saat ini, Saleh merupakan hakim agung di MA. Nama mantan bintang film ini makin harum, setelah pada kasasi dalam kasus Buloggate dengan terdakwa Akbar Tandjung lalu berani memberikan dissenting opinion terhadap keputusan MA yang membebaskan Akbar Tandjung. Abdurrahman mengaku dirinya diajak SBY membahas mengenai kejaksaan agung. "SBY mengatakan bahwa ke depan, tugas jaksa agung akan sangat berat. Apalagi, dunia penegakan hukum di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Kalau saya jadi, beliau mengharapkan saya bisa bekerja secara konsisten dan tegak. Beliau akan memback up sepenuhnya. Beliau juga mengingatkan akan meninjau lagi siapa-siapa di dalam kejaksaan yang masih bisa bekerja sama," kata dia. Lantas, apakah nanti dirinya akan melakukan audit internal terhadap para staf kejaksaan agung? Abdurrahman mengaku belum tahu. "Saya gak tahu. Kan kita tidak bisa menyamaratakan semua jelek atau bagus. Tentu ada gradasinya. Ini baru pembicaraan awal," ungkapnya.Saat ditanya, apakah dirinya akan membuka lagi kasus-kasus lama seperti Soeharto dan Akbar Tandjung, Abdurrahman Saleh menjawab, "Saat ini, saya tidak dalam posisi untuk membicarakan kasus-kasus itu. Memang, memungkinkan akan dibuka lagi, apabila secara hukum masih ada peluang. Pegangannnya adalah hukum." Ditanya wartawan, apa yang disampaikan kepada SBY, Abdurrahman mengatakan, dirinya mengingatkan SBY bahwa penanganan hukum bukan hanya masalah kejaksaan saja. "Penegakan hukum bukan urusan kejaksaan saja, melainkan terkait kepolisian dan pengadilan. Kalau salah satu komponen itu rusak, akan mempengaruhi lainnya," tegas Abdurrahman yang mengaku sudah meneken kontrak komitmen dengan SBY. Kaban, Menteri Kehutanan Sementara itu, MS Kaban keluar dari rumah SBY sekitar pukul 15.40 WIB. Kaban, yang sekjen PBB itu, tidak banyak bicara. Dia lebih banyak tersenyum. Kaban hanya mengaku dirinya diajak bicara SBY mengenai kehutanan. "Topiknya seputar kehutanan," kata Kaban yang mengenakan kemeja safari. Selanjutnya, Kaban meminta wartawan menunggu pengumuman kabinet pada Rabu (20/10/2004) malam. (asy/)



Berita Terkait