Warga Keluhkan Singkatnya Waktu Teleconference dengan SBY

Warga Keluhkan Singkatnya Waktu Teleconference dengan SBY

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2004 15:13 WIB
Semarang - Ketika diberitahu akan ada dialog dengan Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), seratusan warga Semarang berduyun-duyun ke Rimba Graha Perum Perhutani Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Selasa (19/10/2004). Tapi mereka kecewa karena teleconference itu hanya berlangsung sesaat dan hanya satu orang yang berkesempatan bertanya.Teleconference yang digelar Blora Center Pusat dengan 18 kota se-Indonesia itu dimulai pada pukul 13.00 WIB. Saat itu, seluruh massa dari 18 titik akan berbarengan berdialog dengan SBY. Karena itu, waktu yang tersedia untuk masing-masing kota sangat sedikit.Ketua Barisan Muda Demokrat (BMD) Jateng Rohmadi menyatakan, sebetulnya dirinya berharap SBY - Kalla memberikan waktu yang lebih panjang. Pasalnya, banyak pendukung SBY yang ingin secara langsung berdialog."Tadi kita cuma dikasih waktu 3-5 menit. Banyak yang ingin bertanya, tapi karena waktunya sedikit akhirnya hanya saya yang diberi kesempatan. Saya dianggap mewakili aspirasi semua pengunjung," kata Rohmadi seusai acara.Rohmadi mengaku, dirinya hanya menyatakan bahwa SBY harus konsisten dengan janji-janjinya. Terutama soal calon-calon menteri. Pasangan Jusuf Kalla itu harus memilih calon menteri yang benar-benar profesional, bukan dari kalangan parpol. Dengan cara itu, perubahan bisa diharapkan."SBY juga harus memberi jaminan penegakan hukum yang lebih pasti. Misalnya, pelanggaran terhadap penebangan hutan. SBY sudah sewajarnya mengangkat Menteri Lingkungan Hidup yang kapabel sekaligus menciptakan aturan yang jelas. Agar kasus tersebut tak terjadi lagi," terangnya.Sementara Ketua Pelaksana Teleconference di Semarang Gema Pancawati menyatakan, sedikitnya waktu membuat panitia tidak memberi kesempatan bertanya, tapi hanya memberi masukan. Perempuan yang juga mantan Tim Kampanye SBY - Kalla ini menerangkan, acara didesain secara mendadak."Acara ini kan dikonsep dari pusat. Saya baru diberitahu kemarin sore via telpon. Untunglah teman-teman BMD siap saya ajak kerja cepat, hingga teleconference itu berjalan secara lancar di Semarang," kata Gema.Gema mengaku agak kerepotan karena harus mempersiapkan perangkat keras dengan menyewa alat-alat audio visual dari PT. Telkom dan menyebar undangan. Beberapa undangan yang harus hadir adalah, SBY Fans Club, Relawan SBY, anggota DPRD, dan masyarakat umum. Akhirnya, sekitar 100-an orang hadir mengikuti acara."Kalau boleh mengatakan, sebetulnya warga Semarang ingin sekali berdialog lebih lama. Mereka ingin bertatap muka dengan idolanya yang kini jadi presiden terpilih itu. Kami berharap masih ada kesempatan untuk itu," kata Gema pelan.Dalam acara itu, sejumlah anggota DPRD Kota Semarang dan Kab Semarang turut hadir. Antara lain, Gunung Imam dan Ari Sudjatmiko. Beberapa pengurus teras SBY Fans Club dan Relawan SBY juga tampak. Sekitar pukul 14.15 WIB, mereka semua meninggalkan lokasi acara. (asy/)


Berita Terkait