Teleconference di Blora Center Gagal karena Jaringan Buruk
Selasa, 19 Okt 2004 14:46 WIB
Jakarta -
Penyebab gagalnya teleconference SBY dengan simpatisannya yang bisa diikuti di Blora Center adalah karena masalah jaringan Telkom.Hal ini dikatakan oleh Johan Liem, senior account PT Inov Perdana Teknologi, perusahaan pendukung teleconference di Blora Center, Jl.Teluk Betung, Jakpus, Selasa (18/10/2004). Blora Center adalah media center tim sukses SBY."Sebenarnya ini masalah jaringan. Ibaratnya saya penyedia mobil, Telkom penyedia jalanannya. Kalau jalanannya bolong-bolong, kan bukan salah saya. Saya punya onderdil bagus kok," kata Johan.Johan menambahkan, Blora Center memang belum pernah mengadakan teleconference lebih dari 2 titik sekaligus seperti hari ini. "Sebelumnya memang tidak ada masalah, karena biasanya cuma 2 point," katanya.Secara terpisah, Direktur Blora Center M.Yusuf Rizal menyatakan, kegagalan dialog jarak jauh ini harus menjadi pelajaran. "Ini pelajaran buat kita. Diharapkan sarana telekomunikasi yang kurang memuaskan ke depannya bisa lebih bagus lagi," katanya.Yusuf menolak membeberkan berapa biaya teleconference ini. "Biayanya murah kok, kita kerjasama dengan Telkom. Didukung oleh jaringan Telkom. Kita tidak bicara uang, tapi valuenya," kilahnya.Yusuf mengakui, di beberapa tempat teleconference tidak berjalan mulus. "Kalau dialog antarmereka (rakyat-SBY) di Cikeas bagus. Tapi di beberapa tempat tidak bagus. Tapi secara substansial isinya pasti sudah tertangkap oleh SBY," demikian Yusuf.Seperti diketahui, hari ini SBY melakukan dialog jarak jauh di 18 kota, yaitu Banda Aceh, Papua, Medan Pekanbaru, Palembang, Batam, Blitar, Surabaya, Bandung, Makasar, Ambon, Samarinda, Semarang, Yogyakarta, Jakarta (Cikeas dan Blora Center) serta Banjarmasin.
(nrl/)










































