FPDIP:Mega Tak Hadiri Pelantikan

Tuding Pimpinan MPR Langgar Tatib

FPDIP:Mega Tak Hadiri Pelantikan

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2004 14:34 WIB
Jakarta - Ketua I Fraksi PDIP DPR Panda Nababan memastikan Presiden Megawati tidak akan menghadiri pelantikan Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (20/10/2004) besok. FPDIP justru menuding pimpinan MPR yang mengundang Mega telah melanggar tata tertib MPR. "Pimpinan MPR banyak melakukan hal-hal yang melanggar Tatib. Misalnya saja, pengiriman undangan untuk Ibu Megawati dilakukan tanpa keputusan bersama dan konsultasi dengan pimpinan fraksi," kata Panda kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10/2004).Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua FDIP MPR Zainal Arifin. Menurutnya, undangan untuk Megawati harus mendapat persetujuan MPR terlebih dulu. "Meskipun tak tercantum di UU bukan berarti boleh dilakukan," kata Zainal.Undangan itu harus memperhatikan implikasi konstitusi dan politis. Implikasi politis, kata Zainal, misalnya pernyataan Ketua MPR Hidayat Nurwahid tentang kehadiranMega. "Seolah-olah bila ibu Mega tak hadir, Ibu Mega seperti dipojokkan, padahal tidak demikian," tandasnya. Juga ditegaskan, acara di MPR besok hanya pelantikan presiden bukan serah terima Presiden sehingga Mega tidak wajib hadir. "Menurut UU tak ada serah terima presiden. Yang ada serah terima pada rakyat dan ke depan harus diusahakan tidak ada undangan seperti ini lagi," kata Zainal.Sementara Panda menyarankan agar MPR besok fokus pada pelantikan SBY. "Besok itu lebih baik fokus satu saja. Sampai kapan pun matahari tidak bisa kembar. Dan besok mataharinya adalah Pak SBY," kata Panda. Diminta tanggapan tentang pendapat kehadiran Mega berarti penting bagi rekonsiliasi di antara para pemimpin nasional, Panda menyatakan rekonsiliasi antara Mega dan SBY sudah berjalan baik."Rekonsiliasi sudah berjalan baik. Cuma orang saja yang suka mengatur Ibu Mega dan membuat wacana sendiri-sendiri," ujar Panda. (iy/)


Berita Terkait