Ibu Suryani, pasien yang baru menjalani operasi dan menempati ruang perawatan di lantai V, menuturkan saat itu suaminya melihat kepulan asap dari lantai III, persis satu lantai di bawah tempat ia dirawat, karena di rumah sakit tersebut tidak memiliki lantai IV. Akibat asap tersebut, sontak para pasien dan keluarganya panik dan lari berhamburan keluar gedung melewati tangga darurat.
"Kami kaget tiba-tiba muncul asap dari lantai di bawah, kami pun berteriak memanggil suster," tutur Suryani yang kini sudah kembali masuk ke ruang perawatannya di lantai V, kamar 520 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akibat korsleting tersebut, mengakibatkan kepulan asap, itu pun hanya sedikit, saat ini semuanya sudah normal kembali, setelah ditangani sesuai prosedur dan standar pengamanan rumah sakit," ujar Rizal.
(mna/rvk)











































