3 Tahun Terbengkalai, Rusun Komarudin Menjadi Kumuh

3 Tahun Terbengkalai, Rusun Komarudin Menjadi Kumuh

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 05 Jun 2013 23:15 WIB
3 Tahun Terbengkalai, Rusun Komarudin Menjadi Kumuh
Jakarta -

Hampir 3 Tahun Rumah susun sewa (rusunawa) Komaruddin tidak memiliki penghuni. Alhasil bangunan tersebut mulai terbengkalai seperti gedung-gedung tak bertuan.

Saat disambangi detikcom, rusun yang terletak di Jalan Pahlawan Komaruddin, RT 04/08, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur terlihat terbengkalai dan tak terurus. Enam twin blok yang dibangun diatas tanah seluas 3 Ha mulai ditumbuhi ilalang setinggi 50 cm, bahkan bagian tembok rusun tersebut sudah mulai terkelupas dengan aksi vandalisme.

Sementara itu taman-taman yang rencananya sebagai daerah resapan air mulai digenangi air. Bagian instalasi listrik, serta kusen-kusen di bagian rusun mulai hilang dijarah orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah selesai dibangun sama kontraktor tahun 2010 sampai sekarang tidak ada yang merawat rusun ini," ujar mantan petugas keamanan Rusun Komarudin, Tasin (50) saat ditemui detikcom, Rabu (5/6/2013).

Rusun tersebut mulai dibangun dari tahun 2009 setidaknya ada 3 kontraktor yang mendapat proyek besar tersebut. Ketiga kontraktor tersebut merupakan PT PP, PT Adhi Karya, dan PT Jet masing-masing dari kontraktor tersebut mengerjakan dua blok rusun.

Tasin mengatakan setelah rusun tersebut selesai dikerjakan oleh dikerjakan instalasi listrik bahkan sambungan air dari PAM telah diuji. "Semua sudah rapih, listrik dan air udah dicoba, nyala semua. Tapi semenjak diserahkan dari kontraktor ke Kementrian PU rusun mulai tidak terawat," ucapnya.

Menjelang malam keenam blok rusun tidak memiliki penerangan, dengan kondisi tidak terawat gedung-gedung tersebut terlihat tidak bertuan, ditambah lagi kondisi tersebut dengan tidak adanya penjagaan dari petugas keamanan.

"Kalau malam sudah seperti hutan belantara," imbuh Tasin.

Tasin menyayangkan sikap pemerintah yang seakan lepas tanggung jawab, selain itu tidak dihuni rusun tersebut menjadikan banyak bangunan yang mulai beralih fungsi.

"Harusnya disini ada taman-taman buat daerah resapan tapi karena hujan terus menerus jadi digenangi air," tuturnya.

Enam blok di Rusun Komarudin merupakan salah satu dari tiga rusun di Jakarta Timur yaitu Rusunawa Pinus Elok A, Rusunawa, Cakung, dan Rusunawa Cibesel, Kebon Nanas. Keempat Rusun tersebut sebenarnya telah dihibahkan kementrian PU kepada Pemprov DKI Jakarta. Sebagian dari rusun tersebut ini belum terdapat instalasi listrik, beberapa pintu dan keran di rusunawa ini juga sudah rusak.

(edo/tfq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini