Laporan dari Den Haag

Jong Belanda Nobar Oranje vs Garuda Live di KBRI Den Haag

- detikNews
Rabu, 05 Jun 2013 18:35 WIB
Dubes Retno Marsudi bersama Pelajar (PPI Belanda)
Den Haag - Duel persahabatan timnas Belanda melawan Indonesia pada Jumat lusa di Stadion Gelora Bung Karno juga mendapat perhatian luas publik penggila sepakbola di Belanda.

Tak terkecuali di kalangan mahasiswa dan pemuda Belanda, juga mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri pencetus dan kiblat sepakbola moderen totaal voetbal itu: Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan Indonesian Netherlands Youth Society (INYS).

Dua generasi muda calon pemimpin kedua bangsa itu telah menyiapkan acara menonton bersama (nobar) laga Oranje vs Garuda secara live yang difasilitasi sepenuhnya oleh KBRI Den Haag di Ruang Nusantara.

"PPI BELANDA dan INYS mengundang masyarakat untuk menonton bersama pertandingan antara Indonesia dan Belanda di KBRI Den Haag pada Jumat, 7 Juni 2013 pukul 15:00 CET. Dresscode: khas Belanda atau Indonesia," demikian Sekjen Presidium PPI Belanda Ridwansyah Yusuf Achmad kepada detikcom, Rabu (5/6/2013).

Media arus utama di Belanda setiap hari menyajikan liputan kegiatan selama latihan persiapan Tim Singa Oranje menjelang keberangkatan ke Indonesia dan selama tim Oranje berada di sana. Nama Indonesia berulang kali menghiasi headline, sementara media sosial juga sudah riuh dengan dukungan.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi saat dihubungi detikcom melalui telepon membenarkan mengenai agenda nonton bersama tersebut. Dubes sendiri yang di samping tugas-tugas utamanya dikenal dekat dengan masyarakat dan pelajar menyatakan akan hadir bersama pemuda pelajar Belanda dan Indonesia.

"Saya akan hadir bersama mereka. Acara ini sebenarnya sekaligus meresepsikan pertandingan persahabatan sebagai bagian dari people to people contact yang saat ini sudah sangat baik," ujar Dubes.

Menurut Dubes, pertandingan persahabatan timnas Indonesia-Belanda yang masuk dalam catatan resmi FIFA tersebut adalah salah satu bagian dari pembicaraan dalam kunjungan kerja Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, April lalu.

Menpora bersama Menteri Kesehatan, Kesejahteraan dan Olahraga Belanda Edith Schippers, Direktur Utama KNVB Bert van Oostveen dan kalangan perguruan tinggi Belanda antara lain menjajagi program kerjasama pengembangan olahraga prestasi.

"Antara lain kerjasama pertukaran pelatih, program pertukaran atlet utama dan belia, serta pertukaran mahasiswa pasca sarjana olahraga. Juga dibahas keperluan peningkatan kerjasama kedua negara di bidang sepak bola dan bulutangkis," papar Dubes.

Nikmati Keramahan dan Kegilaan

Sementara itu, kepala berita media Belanda hari ini ramai memberitakan kedatangan timnas Oranje dan sambutan meriah masyarakat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dilengkapi gambar para bintang tim Oranje dikerubuti penggemar dan para awak media.

"Robin van Persie juga menikmati kepopuleran di Indonesia. Hal itu dirasakan bintang Manchester United dan Oranje saat kedatangan di bandara Jakarta hari ini," tulis De Telegraaf.

Van Persie bersama seleksi Oranje dengan pesawat eksklusif yang secara khusus dicharter oleh KNVB mendarat di bandara terbesar kedua di Jakarta.

Pertandingan melawan timnas Indonesia Jumat lusa akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno dengan kapasitas 80.000 penonton. Otoritas sepakbola Indonesia berupaya maksimal untuk mempromosikan duel melawan Belanda tersebut di semua saluran televisi.

"Pertandingan timnas Indonesia yang kurang menarik saja ditonton oleh lebih dari 60.000 penonton dan lebih dari 100 juta pemirsa televisi! Dengan itu meskipun level timnasnya masih rendah, Indonesia berhasil mencapai rating di mana negara-negara besar sepakbola dunia patut cemburu," tandas Telegraaf.

(es/es)