"Bapak ibu sekalian. Indonesia ini negara kaya, negara yang maju secara tekhnologi, tapi anehnya banjir masuk Istana," kata Anis Matta dalam sambutannya, Rabu (5/6/2013).
Kondisi tersebut, kata Anis, disebabkan karena para pemimpin dan politisi kerjanya hanya menipu rakyat. Pemimpin hanya bisa mencitrakan dirinya, tanpa mau mengatasi masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Anis Matta mengatakan, saat ini rakyat sudah kehilangan kepercayaan dengan partai politik dan politisi. Untuk itu, kata dia, dalam situasi tersebut percuma memberikan janji, apalagi yang muluk-muluk.
"Dalam sitausi itu hanya ada satu caranya, jangan bikin janji apalagi yang muluk-muluk yang tak bisa dipenuhi. Turun ke bawah, ngobrol di warung kopi dan masjid dengan rakyat," jelasnya.
Karena itu, Anis meminta kadernya agar sering bersilaturahim. Menurut dia, silaturahim merupakan perintah agama, maka siapa yang ingin dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya hendaknya menyambung silaturahim.
"Silaturahim juga menjauhkan dari konflik. Kalau di Jakarta saat ini panas, saya keluar Jakarta. Ketemu orang-orang yang tak terlibat dalam konflik," tandasnya.
(ndr/ndr)











































