"Ke depannya Jakarta arahnya jadi angkutan massal. Tidak lagi menggunakan angkutan kecil. Karena makin kecil makin meruwetkan lalu lintas. Jadi minimal (beralih) dari bus sedang ke bus besar," kata Pristono usai peresmian operasional Kopaja AC S-602 di terminal Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2013).
Menurutnya, angkot seringkali menjadi sumber masalah kemacetan lalu lintas. Karena itu, upaya menghilangkan secara bertahap angkot dari Jakarta akan terus dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daerah lain yang dikoordinasikan daerah perbatasan, seperti daerah Tangerang, Cibinong, Bekasi, karena daerah perbatasan itu sangat mempengaruhi Jakarta. Karena hampir sekitar 3 juta orang bolak-balik melewati perbatasan. Diharapkan dengan terintegrasinya sampai daerah perbatasan, bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat buat transportasi," tutur Pristono.
(rmd/trw)










































