Howard Harapkan Hubungan yang Lebih Erat dengan Indonesia

Howard Harapkan Hubungan yang Lebih Erat dengan Indonesia

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2004 11:24 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Australia John Howard memastikan bahwa negaranya tidak akan melancarkan serangan pre-emptive ke negara-negara tetangga untuk menggempur target terorisme. Kepastian itu disampaikan Howard menjelang kunjungannya ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (20/10/2004) besok."Saya tidak mempertimbangkan itu akan terjadi dalam hubungan dengan Indonesia," tutur Howard seperti dilansir News.com.au, Selasa (19/10/2004). Sebelumnya saat masa-masa kampanye pemilihan umum Australia yang kembali dimenangkan Howard, pemimpin negeri Kangguru itu pernah menyatakan bahwa dirinya tidak akan ragu-ragu melancarkan serangan pre-emptive ke target teroris di luar negeri, jika tidak ada pilihan lain.Namun setelah mendapat kritikan tajam dari negara-negara tetangga, pemerintah Australia sedikit melunak dengan mengatakan bahwa serangan tidak akan dilakukan ke tetangga-tetangga yang gencar memerangi terorisme, termasuk Indonesia."Saya punya pandangan yang sangat kuat bahwa negara-negara seperti Indonesia, yang mana kami memiliki hubungan yang sangat dekat, jika tindakan perlu diambil untuk melawan kelompok-kelompok yang mungkin mengancam Australia maka tindakan itu akan diambil oleh pasukan Indonesia," ujar Howard.Dikatakannya, ia akan menggunakan lawatannya ke Jakarta untuk menunjukkan komitmennya yang kuat akan hubungan antara Australia dan Indonesia. "Saya menantikan hubungan yang sangat erat dengan presiden baru, saya telah punya hubungan yang baik dengan presiden sebelumnya," tutur Howard.Menurut Howard, Presiden SBY juga memiliki komitmen yang kuat akan hubungan kedua negara. "Presiden baru mempunyai komitmen yang sangat kuat akan hubungan tersebut, sama seperti saya," tandasnya. (ita/)


Berita Terkait