PT CMMA Nunggak Rp 20 M ke Pembuat Aplikasi Simulator

Sidang Simulator SIM

PT CMMA Nunggak Rp 20 M ke Pembuat Aplikasi Simulator

Ferdinan - detikNews
Selasa, 04 Jun 2013 18:48 WIB
PT CMMA Nunggak Rp 20 M ke Pembuat Aplikasi Simulator
Saksi Irjen Djoko
Jakarta - Pemenang lelang pekerjaan pengadaan driving simulator SIM, PT CMMA, belum membayar pekerjaan pembuatan module driving R4. Aplikasi itu dibuat PT Adora Integrasi Solusi.

"Belum dibayar," kata Direktur PT Adora, Vendra Wasnuri, saat bersaksi untuk terdakwa mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Selasa (4/6/2013).

Permintaan untuk mengerjakan aplikasi ini disampaikan General Manager PT CMMA, Fatmawati, sekitar bulan Mei atau Juni 2011 kepada Sales Marketing PT Adora, Muhammad Kripsiyanto. Nilai kontrak CMMA dengan Adora Rp 49 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kripsiyanto menjelaskan, pembuatan aplikasi sudah dikerjakan pada Agustus 2011 meski penandatanganan kontrak dilakukan pada 2012. Kontrak terbagi dua yakni untuk pengerjaan software dan hardware.

Namun PT Adora akhirnya hanya mengerjakan software yang akan dipasangkan ke driving simulator roda empat. "Aplikasi untuk 556 unit, sekitar Rp 20 miliar," sebut Kripsiyanto.

Meski sebagian pekerjaan sudah diselesaikan, namun PT Adora hingga saat ini belum menerima pembayaran dari PT CMMA. Bahkan CMMA tidak memberikan uang muka kepada PT Adora untuk mengerjakan aplikasi. "Kami tetap berusaha menagih, tapi kata mereka dananya di-freeze," ujarnya.

(fdn/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini