"Kita sangat harapkan keterangan dari pihak Tito Kei dalam arti keluarganya ataupun koleganya berkaitan dengan profesinya sebagai pengacara atau bisa berikan informasi apakah sebelum penembakan terjadi, Tito kei menangani kasus-kasus yang signifikan. Misalnya, ada konflik kepentingan atau ada sesuatu yang sehingga menimbulkan ancaman dan lain-lain. Ini sangat dibutuhkan," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
Hal itu diungkapkan Rikwanto kepada wartawan di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini keluarga masih berkabung, kita masih tunggu kedatangannya dari Tual, Kepulauan Kei, Ambon. Nanti kita pendalaman lebih lanjut," kata dia.
Selanjutnya, Rikwanto menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan perkembangan yang cukup berarti dalam penyelidikan kasus tersebut.
"Belum ada yang signifikan yang kita dapatkan sejak olah TKP," ungkap dia.
Polisi juga belum bisa mendapatkan kesaksian pasti mengenai kendaraan yang digunakan si pelaku. "Pelaku menggunakan sepeda motor ataupun roda empat, ini kita belum dapatkan," ujar dia.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa enam orang saksi yang ada di lokasi kejadian. Tiga saksi adalah teman main kartu Tito, seorang lainnya adalah anak korban Ratim dan dua lainnya lagi adalah tetangga yang mendengar letusan.
(mei/rmd)










































