"Indikatornya masih ada prajurit saya yang arogan, yang merasa lebih dan kurang egaliter," ujar Moeldoko di Mabes AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2013).
"Saya ingin sikap prajurit lebih santun, rendah hati dan bisa menangkap apa yang bisa dinginkan rakyatnya," tegasnya.
Hal lainnya adalah peningkatan profesionalisme jajaran TNI. Namun diingatkan reformasi profesionalisme dan budaya membutuhkan waktu yang cukup panjang sebelum menunjukkan hasil positif.
"Mohon masyarakat untuk dapat bersabar," sambung mantan Wagub Lemhanas ini.
(tfq/lh)











































