Dua sepeda motor yang terparkir di halaman asrama, yakni Honda Beat dan Yamaha Vega warna putih, tak luput dari kobaran api akibat lemparan bom molotov. Saat kawanan pemuda brutal tersebut beraksi, sekitar pukul 15.30 WITA, Senin (3/6/2013), kondisi asrama sudah dalam keadaan kosong. Diduga para penghuni asrama yang berasal dari Kab. Bulukumba, sudah mengetahui rencana penyerangan tersebut.
Safri (56 tahun), warga yang menyaksikan kawanan pemuda berkendara sepeda motor, saat ditemui wartawan menyebutkan para pelaku tiba-tiba datang bergerombol dan melempari asrama dengan molotov.
"Saya langsung berteriak memanggil warga lainnya saat api sudah membakar dua sepeda motor, para pelaku langsung kabur setelah melakukan aksi serangannya," ujar Safri.
Aparat Polsek Rappocini yang datang ke asrama untuk melakukan Olah TKP menemukan serpihan botol dari bom molotov yang dilemparkan para pelaku. Hingga kini aparat belum mengetahui motif dan identitas para pelaku penyerangan.
(mna/trw)











































