"Beliau sudah lama sakit, sempat dirawat di ICU RSPP 2 minggu," ujar mantan anggota DPR Lily Wahid kepada detikcom. Lily Wahid yang mengabarkan kematian Kosim lewat twitter adalah teman dekat istri almarhum.
Lily mengenang Kosim sebagai dai yang mengajarkan hidup rukun dan Islam sebagai rahmatan lil alamin dan materi dahwah yang menyejukkan. "Kita kehilangan dai yang menyerukan kesejukan, kebersamaan, dan nilai-nilai kesederhanaan Rasulullah," ujarnya.
Semasa aktif berdakwah, Kosim Nurseha sering tampil di depan publik, radio maupun televisi. Isi ceramahnya ringan, mudah dicerna dan dibumbui humor-humor segar. Tak ayal ceramah pria kelahiran 12 Juli 1936 ini disukai jamaah.
Semasa muda, Kosim aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Pemuda Muhammadiyah. Kosim juga disebut-sebut sebagai dai yang mendekatkan Soeharto dengan Islam di tahun '90-an.
(nrl/nrl)











































