Irjen Djoko: Saya Tak Punya Utang di Primkoppol

Irjen Djoko: Saya Tak Punya Utang di Primkoppol

- detikNews
Jumat, 31 Mei 2013 21:15 WIB
Irjen Djoko: Saya Tak Punya Utang di Primkoppol
Irjen Djoko Susilo.
Jakarta - Bendahara Satker Korlantas Legimo mengatakan mantan atasannya, Irjen Djoko Susilo, pernah meninggalkan hutang Rp 12 M ke Primer Koperasi Polri (Primkoppol) yang belum dibayar sampai sekarang. Jenderal Djoko membantah pernyataan mantan anak buahnya itu.

"Berkaitan dengan koperasi, pengelola mengatakan tidak ada lagi utang atau dana yang dikelola," ujar Irjen Djoko di PN Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (31/5/2013).

Menurut Irjen Djoko, dia pernah bertanya kepada koperasi mengenai adakah utang yang belum dibayar. Saat itu koperasi menyatakan tidak ada utang yang tersisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang kalau saya masih tolong dicatat dan kasih saya. Tapi sampai sekarang tidak," kata Irjen Djoko.

Legimo sebelumnya mengataka Irjen Djoko pernah meninggalkan hutang Rp 12 M ke Primer Koperasi Polri (Primkoppol).

"Beliau kalau perintah memang tidak tertulis. Saya dipanggil, beliau sampaikan tolong cari dana, carilah di koperasi dulu," kata Legimo, di PN Tipikor Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Legimo mengungkapkan, prosedur untuk meminjam untuk Kakorlantas pada Primkoppol memang mudah. Hanya melalui permintaan secara lisan, Primkoppol akan mencairkan uang.

"Lisan Pak, dengan gampangnya Prim mencairkan uang," ujar Legimo.

Usai mendapatkan dana Rp 12 miliar tersebut, Legimo melaporkannya kepada Djoko. Menurut Legimo, uang Rp 12 miliar ini dipinjam dari Primkoppol untuk kepentingan komando atau untuk kegiatan-kegiatan yang tidak didukung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun, kata Legimo, pinjaman Rp 12 miliar itu belum dikembalikan hingga Djoko dimutasi menjadi Gubernur Akademi Kepolisian. Djoko melimpahkan tanggung jawab untuk melunasi utang tersebut kepada Legimo.

"Pada saat beliau akan ke Semarang (Akpol), saya, Ketua Prim (Primkoppol), Bendahara Prim (Primkoppol), menghadap ke beliau (Djoko). Ketua Prim laporan, beliau (Djoko) bilang, โ€˜Itu tanggung jawab Legimo ituโ€™. Dengan nilai sebesar itu, saya bertanggung jawab dengan nilai Rp 12 miliar," tutur Legimo.

Legimo pun tidak tahu bagaimana nasib pinjaman itu hingga saat ini. Karena dia sudah akan digeser ke Mabes Polri.

"Sampai sekarang saya tidak tahu, Pak, karena saya sudah pindah ke Denma Mabes," ujar Legimo.

(/ahy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads