Â
Ketua Panitia UN Sumut, Yusri menyatakan, hasil akhir yang tidak lulus ini bersifat final. Koreksi jumlah itu bisa saja terjadi, tetapi peluangnya sangat kecil.
Â
"Ini final, kalau pun ada koreksi, ya bisa juga berubah. Tetapi dari sisi hasil, dibanding pengumuman SMA, pengumuman hasil UN yang SMP ini lebih baik," kata Yusri kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan Sumut, Jalan Cik Di Tiro, Medan, Jumat (31/5/2013).
Â
Hasil UN SMP ini akan diumumkan di sekolah pada Sabtu (1/6/2013). Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Pendidikan, dari 33 kabupaten dan kota di Sumut, jumlah siswa yang paling banyak tidak lulus berasal dari Kota Gunung Sitoli mencapai 285 siswa, kemudian Kabupaten Labuhan Batu 120 siswa, Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 104 siswa, sedangkan Kota Medan siswa yang tidak lulus berjumlah 91 siswa.
Â
Daerah dengan kelulusan 100 persen, yakni Kota Tanjung Balai dan Kota Sibolga. Kemudian Kabupaten Asahan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Batubara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan dan Kabupaten Nias Barat.
(rul/trw)











































