Rusuh Mamasa: Dusun Aralena Diserang, 2 Orang Luka

Rusuh Mamasa: Dusun Aralena Diserang, 2 Orang Luka

- detikNews
Senin, 18 Okt 2004 12:47 WIB
Makassar - Kendati Polda Sulsel telah menguasai 9 titik yang dianggap rawan di Mamasa, namun sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (18/20/2004) Dusun Aralena, Mamasa, yang berada di atas pegunungan kembali diserang oleh pihak pro pemekaran. Penduduk Desa Aralena memang dikenal kontra terhadap pemekaran.Penyerangan ini dilakukan oleh sekitar 300 orang warga yang pro pemekaran. Mereka menyerang dengan membawa tombak, parang, dan senjata rakitan.Akibat penyerangan ini, dilaporkan dua orang warga terluka terkena bacokan parang. "Mereka yang terluka adalah warga setempat," ujar Irjen Pol Saleh Saaf di hadapan para wartawan ketika menggelar konferensi pers di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.Meski demikian, hingga saat ini Dusun Aralena yang dihuni kurang lebih 22 kepala keluarga sudah dikuasai penuh oleh aparat. "Sekitar pukul 11.00, dusun sudah dikuasai oleh petugas kami," terang Saleh. Dalam penyerangan ini, tidak ada harta benda yang rusak. Polisi mampu mencegah para penyerang sebelum melakukan pembakaran.Sekadar diketahui, hingga saat ini sudah 25 rumah terbakar dan 1 rumah ibadah akibat rusuh di Mamasa.Selain itu, Saleh juga menegaskan bahwa hingga saat ini korban jiwa hanya dua orang, bukan 3 atau 4 orang seperti yang diberitakan. Korban tewas adalah seorang warga dewasa, dan satu bayi. "Itu pun karena terjatuh," tutur Saleh.Konflik di Mamasa kembali meletus pada Jum'at lalu (15/10/2004). Konflik ini dipicu dari pemekaran Mamasa, yang dipisah dari Polmas. Polmas dan Mamasa kini menjadi bagian dari Sulawesi Barat. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads