"Saya kaget pagi-pagi terima telepon yang menyatakan katanya sedang berada di salah satu hotel di Spanyol. Dan dompet saya hilang sehingga saya membutuhkan pinjaman uang sebanyak 2.850 euro," kata Lukman saat mensosialisasikan meteri 4 Pilar Kebangsaan di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (29/5/2013).
Menurut dia, sejak hari itu dia langsung memberikan klarifikasi melalui BBM dan telepon jika email tersebut dibajak dan dirinya sedang tidak berada di Spanyol melainkan di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengaku sedikit tenang karena tidak ada seorangpun yang menjadi korban email palsu yang sedang di retas tersebut.
"Sekarang email saya yang lukmanhaes@yahoo.com sudah saya minta diblokir, sekarang saya sudah punya email yang baru," ujarnya.
(mpr/mpr)











































