Wagub DKI Bantah Parkir "On Street" akan Dihapus
Senin, 18 Okt 2004 11:07 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menilai rencana menghapus parkir on street (parkir di badan jalan) menjadi off street ( parkir di dalam gedung) kurang tepat. Parkir on street tetap diperlukan meski jumlahnya semakin kecil."Siapa bilang on street dihapus, jadi intinya on street akan tetap ada. Tetapi semakin hari jumlahnya semakin kecil," kata Fauzi Bowo menjawab pertanyaan wartawan seputar rencana penghapusan on street di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/10/2004).Pemda DKI Jakarta berencana menghapus tempat parkir on street (parkir di badan jalan). Ke depan di Jakarta hanya ada tempat parkir off street (parkir di dalam gedung atau lahan khusus parkir). Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi kemacetan. Dikatakan Fauzi, yang akan bertambah adalah parkir yang berada di gedung-gedung atau fasilitas parkir yang ditentukan. Jadi tidak akan dihapus?"Ya mana bisa kan ada tempat-tempat tertentu yang tidak memiliki gedung parkir. Kalau ke Singapura masih ada on street walau jumlahnya kecil. Jadi harus ada altenatif mobilnya nanti mau ditaruh dimana," kata dia."Saya kira, kurang tepat (on street dihapus) memang jumlahnya semakin hari semakin kecil karena parkir merupakan bagian pengaturan transportasi. Jadi jika parkir cuma dilihat sebagai sumber uang semata-mata itu keliru. Parkir merupakan bagian dari sistem transportasi yang ada. Kalau cuma duit saja yang diuber akhirnya transportasi macet dan apa yang akan dihasilkan," imbuhnya.
(aan/)











































