Bakrie: Tidak Etis Tuding Ical Terkait Sinar Pagi

Bakrie: Tidak Etis Tuding Ical Terkait Sinar Pagi

- detikNews
Senin, 18 Okt 2004 09:47 WIB
Jakarta - Aburizal Bakrie yang ikut dalam bursa kandidat menteri SBY dipersoalkan oleh karyawan PT Sinar Pagi Nusatama (SPN) yang notabene berada di bawah manajemen Bakrie Group. Ical dianggap tidak layak sebagai menteri karena telah menelantarkan karyawan SPN. Namun Ical menolak tudingan tersebut. Hal ini dikemukakan Humas Grup Bakrie Lalu Mara Satriawangsa. Mara mengatakan bahwa secara pribadi maupun secara hukum Ical tidak memiliki hubungan dengan karyawan SPN. Bahkan, dalam akte perusahaan SPN, tidak tercatat nama Ical. "Secara pribadi, langsung tidak langsung, Ical tidak pernah berhubungan dengan Sinar Pagi. Bahkan dari segi hukum," jelas Mara kepada detikcom, Senin (18/10/2004). Mara mengatakan sangat tidak tepat bila karyawan SPN menuntut pertanggungjawaban Ical. Bahkan tidak etis bila karyawan SPN menyatakan Ical telah menelantarkan nasib mereka dan meminta SBY tidak mengangkat Ical sebagai menteri. "Tujuan kami, tak lain dan tak bukan, hanyalah memohon pertimbangan dan kebijaksanaan terhadap calon menteri atau menko Bpk Aburizal Bakrie yang menurut kami tak layak jabatan terhormat itu dipangku oleh beliau. Kami khawatir, tindak kejahatan Bpk Aburizal Bakrie selama ini bisa kelak terkontaminasi terhadap Bpk Presiden RI terpilih," demikian pernyataan karyawan SPN secara tertulis yang sebelumnya dikirimkan kepada SBY. Mara menyesalkan pengiriman surat itu yang kenyataannya menurut Mara tidak ada dasar hukumnya sama sekali. Ungkapnya, "Mereka jatuh karena mereka sendiri, mengapa mengkaitkan Ical dengan kejatuhan Sinar Pagi. Ini sangat tidak tepat, tidak etis, dan sudah menzolimi." (dni/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads