Soal Edaran Ritual Seks Bebas PNS Bandung, Polisi: Surat Itu Palsu

Soal Edaran Ritual Seks Bebas PNS Bandung, Polisi: Surat Itu Palsu

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 29 Mei 2013 13:37 WIB
Soal Edaran Ritual Seks Bebas PNS Bandung, Polisi: Surat Itu Palsu
Bandung -

Polrestabes Bandung menyelidiki kabar sekte seks bebas di kalangan PNS Pemkot Bandung. Hasil sementara, surat perintah yang meminta pegawainya di salah satu instansi agar mengikuti ritual seks bebas yang mengatasnamakan salah satu kepala kantor itu palsu.

"Surat itu palsu," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso saat ditemui di Kantor Pos Indonesia, Jalan Cilaki, Kota Bandung, Rabu (29/5/2013).

Pihaknya, sambung Abdul, sudah mengkonfirmasi kepada kepala kantor yang namanya tercantum dalam surat perintah tersebut. Orang bersangkutan, menurut Abdul, menangkis tuduhan sebagai pembuat surat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah kami kroscek. Dia menyatakan tanda tangan dalam surat tersebut palsu. Itu bukan tanda tangannya," kata Abdul.

Abdul menduga kuat kop surat dan stempel berlogo Pemkot Bandung pada surat palsu itu merupakan duplikasi.

Dalam surat tertanggal 31 Januari 2013, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Dr H Muhammad Anwar memerintahkan sejumlah PNS mengikuti ritual seks bebas di tempat tertentu. Di lampiran, ada 10 nama berikut Nomor Induk Pegawai (NIP), jabatan, dan pasangan seks bebas di kamar tertentu.

Di dokumen lain, ada perempuan PNS yang mendapat piagam penghargaan terkait ritual itu. Tak disebutkan, apa 'prestasi' perempuan itu sehingga layak mendapatkan piagam. Anwar membantah mengeluarkan surat itu. "Itu fitnah!" katanya saat dihubungi detikcom.

(bbp/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini