PBB Pertimbangkan Menarik Dukungan pada SBY

PBB Pertimbangkan Menarik Dukungan pada SBY

- detikNews
Senin, 18 Okt 2004 08:13 WIB
Jakarta - Mengikuti jejak Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) saat ini sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menarik dukungannya kepada pasangan presiden terpilih Jendral TNI Purn. Susilo Bambang Yudhoyono. Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Ketua PBB, Sahar L. Hasan menanggapi pernyataan PKS yang ingin menarik dukungannya karena dinilai kabinet yang disusun SBY cenderung Pro-IMF. Demikian pernyataan Sahar sebagaimana dikutip dari Radio Elshinta. Menurut Sahar, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra juga telah sependapat untuk kemungkinan menarik dukungan kepada pasangan SBY-Kalla. Alasan penarikan dukungan tersebut karena selama ini komitmen awal dalam membangun koalisi dengan PBB belum juga dilaksanakan secara utuh.Sebelumnya, PKS melalui Tifatul Sembiring (pejabat sementara Presiden PKS) mengeluarkan peringatan kepada presiden dan wakil presiden terpilih SBY-Kalla untuk tidak mengangkat menteri yang tergolong mendukung IMF dan konglomerat hitam. "Kalau warning kami itu tidak digubris, kami akan mengevaluasi (keberadaan dalam koalisi)," ujarnya.Seriuskah ucapan Sahar? Wasekjen PBB Hamdan Zoelva mengatakan bahwa penarikan dukungan PBB terhadap kepemimpinan SBY-MJK harus melalui mekanisme persetujuan rapat. Bahkan saat ini, PBB belum pernah membicarakan wacana penarikan dukungan tersebut dalam rapat manapun. "Kita lihat saja nanti. Jangan terburu-buru. Kita lihat perkembangannya dulu," jelas Hamdan melalui telepon selulernya, Senin (18/10/2004) pagi. Ia mengaku belum mengetahui rencana penarikan dukungan PBB terhadap SBY. Apakah PBB gertak sambel belaka?"Kita belum putuskan apa-apa. lihat saja nanti," ujarnya singkat. (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads