Rapat dimulai sekitar pukul 19.30 WIB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2013). Hadir dalam rapat itu perwakilan seluruh fraksi dan Mendikbud M. Nuh. Rapat dipimpin oleh ketua komisi X DPR Agus Hermanto.
Dalam agenda rapat, malam ini dijadwalkan pengambilan keputusan terkait anggaran kurikulum 2013. Keputusan itu akan diambil melalui pandangan mini fraksi komisi X DPR, kemudian akan disepakati secara menyeluruh.
Hingga pukul 19.55 WIB baru Partai Demokrat yang menyampaikan pandangannya terkait implementasi dan anggaran kurikulum 2013. Pandangan Fraksi Partai Demokrat dibacakan oleh Jefirstson R Riwu Kore.
Dalam pemaparannya FPD menyepakati implementasi dan anggaran kurikulum 2013 yang diusulkan oleh pemerintah dalam hal ini Kemendikbud.
"Pertama sehubungan masih adanya perdebatan konten kurikulum Fraksi Partai Demokrat menyerahkan pada pemerintah. Kedua, Fraksi Partai Demokrat menyetujui anggaran sebesar Rp. 829.427.325.000," kata Jefirstson.
"Ketiga Fraksi Partai Demokrat menyarankan implementasi sesuai jadwal termasuk persiapan secara maksimal. Fraksi Partai Demokrat setuju terhadap penyempurnaan kurikulum 2013," imbuhnya.
Setelah Demokrat, pandangan mini fraksi dilanjutkan kepada fraksi selanjutnya, sampai di akhir akan terlihat mana fraksi yang setuju dan tidak dengan kurikulum 2013. Jika mayoritas setuju maka kurikulum akan diterapkan.
Sebagaimana diketahui, Kemendikbud telah merancang kurikulum 2013 dan siap diimplementasikan pada 15 Juli 2013. Anggaran yang diajukan sebesar Rp. 829.427.325.000.
Kurikulum itu akan diimplementasikan di 6.325 sekolah yang ada di Indonesia. Pemerintah memprioritaskan implementasi itu bagi sekolah eks RSBI dan sekolah yang berakreditasi A.
(bal/ndr)











































