Hidayat: Terlalu Dini Tanggapi Seleksi Calon Menteri SBY
Senin, 18 Okt 2004 02:27 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan masih terlalu dini untuk menanggapi seleksi calon menteri yang dianggap dekat dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Karena kenyataannya hingga kini Presiden terpilih Jendral TNI Purn. Susilo Bambang Yudhoyono belum ada seorang menteri pun yang diangkat. "Tapi masyarakat memang perlu mengkritisi sehingga pak SBY tidak salah memilih menteri dan perubahan dapat direalisir. Tapi terlalu dini jika sekarang berkomentar Pak SBY menghiananti janjinya untuk melakukan perubahan," kata Hidayat usai berbuka puasa bersama di rumah AM Fatwa, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2004) malam. Sebelumnya, Presiden PKS Tifatul Sembiring menyatakan, pihaknya menolak calon menteri yang dekat dengan Dana Moneter Internasional (IMF). PKS beranggapan, IMF hanya akan menggiring perekonomian Indonesia ke arah keterpurukan. Kepada detikcom dan Trans TV ketika ditanyakan mengenai pendapat pribadi Hidayat tentang sejumlah calon menteri yang dipanggil SBY untuk mengikuti fit and proper test, jawab Hidayat, "Tentu saya tidak bisa menyampaikan secara terbuka, tapi saya punya catatan tersendiri mengenai calon-calon tersebut yang mungkin akan saya sampaikan langsung kepada pak SBY." Mantan presiden PKS yang sukses mengantarkan SBY ke kursi kepresidenan pada pilpres putaran kedua ini mengingatkan bahwa salah satu yang tujuan SBY memanggil secara terbuka kandidat menteri adalah untuk uji kelayakan. Dan masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan keberatan terhadap calon yang sebelumnya sulit dilakukan.
(dni/)











































