Kantor itu berada di gedung setinggi empat lantai yang dekat dengan pusat perbelanjaan Mangga Dua Raya, Jakarta Barat. Saat pintu ruang terbuka, di sisi kiri meja resepsionis terdapat ruang pameran beragam keramik, sedangkan sisi kanan terdapat ruang tunggu tamu.
Di antara ruang pameran keramik dengan meja resepsionis selebar 2 meter terdapat tangga besar menuju lantai atas. Kesan berkelas tampak di ruang tamu perusahan keramik yang telah berdiri sejak 1975 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada janji? Kalau belum tidak bisa langsung ketemu. Harus buat janji dulu. Atau tinggalkan saja pesan, nanti saya sampaikan ke sekretarisnya," ujar resepsionis berpenampilan menarik tersebut yang enggan menyebutkan namanya, Senin (27/5/2013).
Tidak ada kata-katanya yang langsung menyampaikan pesan ke Kok Seng, semua harus melalui sekretarisnya.
Nama PT Angsa Daya mencuat gara-gara digugat konglomerat Swedia, Ingvar Kamprad, pendiri dan pemilik IKEA. Kesuksesan Ingvar masuk dalam daftar orang terkaya di dunia seperti Bill Gates, Warren Buffet dan Li Ka-Shing.
Gugatan dilayangkan Ingvar karena menilai nama merek keramik IKEMA mirip dengan merek IKEA. Gugatan Ingvar sempat dimenangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dan kasasi. Namun kemenangan IKEA ini dipatahkan di tingkat peninjauan kembali (PK) pada 18 Januari 2013. PT Angsa Daya pun kini tidak perlu sungkan membuat produk keramik dengan merek IKEMA.
(vid/asp)










































