SBY Kembali Seleksi Kandidat Menteri

SBY Kembali Seleksi Kandidat Menteri

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2004 22:32 WIB
Jakarta - Sejumlah kandidat menteri kembali mendatangi kediaman Presiden Terpilih Jenderal TNI Purn. Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Minggu (17/10/2004) malam. Mereka datang untuk mengikuti seleksi calon menteri. Mereka adalah Suryadarma Ali, Anggito Abimanyu, dan EE Mangindaan. Calon pertama yang hadir malam ini adalah EE Mangindaan, seorang fungsionaris Partai Demokrat yang kini menjadi anggota DPR. Mangindaan datang sekitar pukul 20.30 WIB. Namun Mangindaan menolak berkomentar perihal kedatangannya malam ini ke tempat kediaman SBY. Calon kedua adalah Suryadarma Ali, Ketua DPP PPP. Surya datang sekitar pukul 21.12 WIB. Kepada wartawan yang mencegatnya sebelum bertemu sang presiden terpilih, Surya mengaku sebagai salah satu kandidat menteri yang diusulkan oleh PPP. Surya sore tadi dihubungi langsung melalui telepon oleh Sudi Silalahi. Surya diminta datang ke Cikeas untuk mengikuti seleksi calon menteri. "Gak ada persiapan apa-apa, map isinya cuma CV, saya gak tahu nanti akan membicarakan apa," katanya kepada wartawan seraya menunjukkan map biru yang dia akui hanya berisikan CV. Surya juga membenarkan bahwa dirinya merupakan salah satu kandidat menteri yang diusulkan oleh PPP selain Alimarwan Hanan, Zarkarsih Noer, dan Endin AJ Soefihara. "Kebetulan baru saya yang dipanggil, mungkin besok atau lusa yang lainnya akan menyusul," jelasnya. Calon ketiga adalah Anggito Abimanyu, Kepala Badan Analisa Fiskal (BAF) Departemen Keuangan. Anggito datang sekitar pukul 21.45 WIB. Anggito datang satu mobil bersama Denny JA, salah satu orang kepercayaan SBY. Sebelumnya, Anggito tercatat sebagai staf ahli Bappenas. Baik Anggito maupun Denny sama sekali tidak memberikan informasi apa pun kepada wartawan perihal kedatangan mereka. Dan tidak lama kemudian, keluarlah EE Mangindaan, sekitar pukul 21.50 WIB. Ia tidak memberikan penjelasan apa pun tentang materi pembicaraannya dengan SBY. Ia hanya berkata, "Tadi di dalam cuma berbicara tentang pengembangan sekjen ke depan." (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads