Semua Calon Menteri akan Dipanggil SBY, Termasuk Yusril
Minggu, 17 Okt 2004 18:18 WIB
Bogor - Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan akan memanggil semua calon menterinya, termasuk Yusril Ihza Mahendra. Sebelumnya, Yusril mengaku tidak mau menjalani fit and proper test. "Semua calon menteri akan tetap dipanggil. Proses seleksi yang saya lakukan, bukan seperti fit and proper test layaknya di DPR," kata SBY menanggapi komentar Yusril, ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB), mengenai seleksi calon menteri. Pernyataan SBY disampaikan kepada wartawan dalam jumpa pers di pendopo rumahnya, Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (17/10/2004). Menurut SBY, dirinya perlu berkomuniksi dengan para calon untuk mengetahui komitmennya. "Saya perlu berkomunikasi dengan calon untuk mengetahui bagaimana komitmennya, bagaimana pemikirannya, dan kontrak politiknya. Hal itu harus dibicarakaan secara langsung, tidak bisa menebak seperti beli kucing dalma karung," kata SBY.SBY berpandangan, proses seleksi tidak akan transparan, apabila proses pemilihan menteri hanya melalui telepon. "Jangan ditafsirkan, dalam proses seleksi, saya semena-mena dalam menggunakan hak prerogatif. Apakah tidak baik, seorang presiden sebelum mengambil keputusan menanyakan terlebih dahlu calonnya," ujarnya. Pada kesempatan itu, SBY kembali menegaskan komitmennya bahwa semua parpol yang mendukung perjuangannya, baik mulai dari awal pencalonan, setelah pilpres putaran I, atau pada saat proses pemilihan pimpinan DPR, akan tetap diwadahi. Secara detil, SBY menyebut 7 parpol yang dimaksud, yaitu Partai Demokrat (PD), PKPI, PBB, PKS, PAN, PPP, dan PKB. "Kader-kader yang dicalonkan tujuh partai itu tetap akan diwadahi dan tetap akan diakomodir. Namun, mereka harus melalui proses seleksi sebagaimana calon non parpol lainnya," kata dia.
(asy/)











































