2 Heli AS Bertabrakan di Irak
Minggu, 17 Okt 2004 14:38 WIB
Jakarta - Ledakan di gereja dan tabrakan 2 helikopter militer Amerika Serikat (AS) di Irak menewaskan 2 tentara AS dan melukai 2 orang lainnya. Aksi kekerasan itu terjadi ketika umat Islam mulai menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan.Peristiwa tabrakan 2 helikopter AS terjadi di sebelah barat daya Baghdad, Sabtu pukul 08.30 malam waktu setempat. Penyebab tabrakan masih dalam penyelidikan. Dua tentara yang terluka dievakuasi dan mendapat perawatan medis.Militer AS telah kehilangan sedikitnya 27 helikopter di Iraq terhitung sejak Mei 2003. Sebagian helikopter itu hancur karena pertempuran.Sementara, sebuah bom meledak di Gereja St Joseph sekitar pukul 04.00 pagi. Ledakan itu diikuti 4 ledakan susulan dari 4 gereja lainnya. "Saya dan keluarga menyelamatkan diri dari kobaran api. Syukurlah semua selamat," ujar Nabil Jamil.Tokoh nasrani dan muslim mengecam peristiwa itu. Menurut Zaya Yousef dari Gereja St George, tindakan kriminal itu bertujuan mengacaukan Irak dan menciptakan permusuhan antaragama. "Namun itu tidak akan terjadi karena kami hidup berdampingan seperti saudara di negeri ini dalam suka dan duka," katanya.Kecaman keras juga datang dari tokoh Syiah. "Islam tidak membenarkan terorisme," tandas Sheik Abdul Sattar Abdul-Jabbar. Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas terjadinya ledakan itu.Sebelumnya, serangan terhadap gereja terjadi Agustus lalu. Serangan itu menewaskan 10 orang dan melukai 50 orang lainnya. Jumlah umat nasrani di Irak sekitar 3 persen dari total jumlah penduduk.
(rif/)











































