"Karena terbukti kebiasaan masyarakat menyumbang atau belanja di jalan yang mempertahankan anak-anak, pengemis dan pengasong di jalanan. Jika sayang sama anak jalanan dan pengemis di jalanan, berhenti memberi di jalan," kata Komisioner KPAI M Ihsan dalam keterangannya, Senin (27/5/2013).
Ihsan juga meminta agar bantuan pemerintah yang bersifat bantuan untuk anak jalanan, dialihkan pada anak miskin. Salah satu penyebab menjamurnya anak jalanan karena adanya program dan bantuan untuk anak jalanan, sehingga anak-anak miskin berbondong-bondong turun ke jalan agar dapat bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemda dan masyarakat juga harus menyediakan ruang bermain bagi anak-anak agar tidak turun ke jalan. Untuk memastikan ini, diharapkan seluruh masyarakat ikut mengawasi kelurahan atau kecamatan untuk memastikan bahwa tersedia ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak di lingkungan.
"Diimbau kepada aparat keamanan agar menurunkan personilnya di setiap daerah yang rawan untuk memastikan bahwa tidak anak pengguna jalan yang diganggu baik dengan menggores mobil, mencuri kaca spion, atau menodong di jalan karena salah satu alasan memberi di jalan takut kendaraan dibaret atau diancam," urainya.
"Diharapkan keterlibatan semua pihak untuk mempercepat anak-anak bebas dari jalan. Stopmemberi dan belanja di jalan. Jalanan bukan tempat anak-anak. Membiarkan anak di jalan sama halnya dengan berinvestasi untuk kriminalitas," tambahnya lagi.
(ndr/gah)











































