Gus Dur: Mega Gak Datang, Itu Haknya

Gus Dur: Mega Gak Datang, Itu Haknya

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2004 00:58 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Abdurrahman Wahid, mengaku, tidak mau ambil pusing dengan ketidakhadiran Megawati dalam pelantikan presiden dan wapres periode 2004-2009 pada 20 Oktober mendatang. Gus Dur menilai, apa yang dilakukan Megawati adalah hak pribadi.Demikian ungkap Gus Dur usai menghadiri peringatan 40 hari wafatnya pejuang HAM Munir di Perpustakaan Nasional, Jl. Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (16/10/2004) malam.Berikut petikan wawancara Gus Dur dengan wartawan.Bagaimana tanggapannya dengan ketidakhadiran Megawati dalam pelantikan presiden pada 20 Oktober mendatang ?Saya ndak mau ambil pusing. Mau datang atau tidak itu urusan dia bukan saya.Kenapa Gus ?Karena ada masalah yang lebih gede dari itu saja dibiarin yaitu pelanggaran Undang-undang oleh KPU.Memangnya kenapa Gus ?Saya dizalimi oleh KPU, semua diam saja. Kenapa harus simpati dengan yang remeh temeh. Saya berpendapat saya gak peduli, masa bodoh.Bukankah dari segi etika politik tidak bagus ?Politik itu ndak ada etikanya. KPU melanggar Undang-undang juga gak ada yang memperhatikan. Bodo amat. Sementara dalam acara mengenang 40 hari wafatnya Munir tersebut tampak hadir pengamat senior dari CSIS Hari Tjan Silalahi, kordinator ICW Teten Masduki, Direktur Imparsial Rachland Nashidik Acara dan keluarga korban pelanggaran HAM Berat Tanjung Priok, Trisakti dan Semanggi. Acara ini diisi berbagai macam kegiatan seperti pemutaran film, peluncuran buku berjudul "Cak Munir, Engkau Tak Pernah Pergi", tahlil, buka puasa bersama serta salat tarawih. (ton/)


Berita Terkait