Mega-Hamzah Dipastikan Tak Hadiri Pelantikan SBY
Sabtu, 16 Okt 2004 18:57 WIB
Jakarta - Presiden Megawati dan Wapres Hamzah Haz dipastikan tidak akan menghadiri pelantikan presiden dan wapres periode 2004-2009 pada 20 Oktober 2004 mendatang. Pasalnya, belum ada aturan main yang mengatur hal tersebut."Ibu presiden dan Bapak wakil presiden, beliau berdua tidak akan hadir dalam acara pelantikan tanggal 20 Oktober karena memang tidak ada aturan main dalam perundang-undangan dan belum penah ada fatsoen yang mengatur hal tersebut."Informasi tersebut disampaikan Wasekjen DPP PDI Perjuangan Pramono Anung di sela-sela rapat di kantor DPP PDIP, Jl. Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10/2004) sore.Dalam rapat yang dipimpin Megawati dan dihadiri oleh seluruh pengurus DPP ini, juga dibahas mengenai rencana sidang MPR tanggal 19-20 Oktober 2004. "Agenda acara hanya pelantikan presiden terpilih maka untuk itu telah diputuskan keduanya tidak hadir," tukas Pramono.Ia menambahkan, semua yang berkaitan dengan pergantian atau transfer pemerintahan dilakukan cukup pada tingkat menteri. "Ini telah dipersiapkan sebaik mungkin sehingga setelah kabinet baru terbentuk para menteri yang akan melakukan peralihan," tandasnya.Apa secara resmi tidak ada sertijab antar presiden? "Dalam sistem presidensil setelah Mahkamah Konstitusi menetapkan presiden dan wapres baru maka sebenarnya ada 2 presiden yang berdampingan yang hanya menunggu pelantikan.""Begitu pelantikan itu ada maka dengan demikian berjalan apa adanya sehingga sertijab pada tingkat menteri bukan presiden dan wapres," kilah Pramono.Ia mengatakan, hingga kini Megawati juga belum memiliki rencana bertemu dengan presiden terpilih Jenderal (purn) Susilo Bambang Yudhoyono. "Sampai sekarang belum ada rencana Ibu Mega untuk bertemu," kata Pramono.Bukankah perlu rekonsiliasi? "Rekonsiliasi itu dilakukan jika ada konflik atau benturan. Ibu Mega sudah jelas menyatakan tidak ada masalah terhadap hasil pemilu," demikian Pramono.
(ton/)











































