Hassan Wirajuda Dipastikan Jadi Menlu Lagi

Hassan Wirajuda Dipastikan Jadi Menlu Lagi

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2004 18:28 WIB
Bogor - Selembar kertas ditandatangani Hassan Wirajuda. Isinya mengenai komitmen menjalani pemerintahan. Hassan pun dipastikan akan menjadi Menlu lagi.Demikian yang terungkap dari Hassan saat menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Presiden terpilih SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/10/2004). Hassan tampak sangat berhati-hati menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan, meski sepertinya tidak kuasa menyimpan isi pertemuannya dengan SBY di dalam hati.Anda tadi meneken kontrak atau semacamnya?Saya tadi sudah menandatangani selembar kertas.Apa isi kontraknya?Mungkin bukan kontrak yah, tapi hal-hal semacam komitmen untuk menjalani pemerintahan dengan penuh integritas.Jadi anda menerima ajakan SBY dan sudah positif menjadi anggota kabinet mendatang?Tentu saja saya menerima dengan gembira ajakan beliau untuk berkontribusi dalam pemerintahan mendatang.Sebagai Menlu lagi?Kehadiran saya di sini dalam kapasitas selaku profesional. Saya menyambut baik ajakan bergabung. Tapi untuk kepastiannya Bapak (SBY) akan mengumumkan tanggal 20 Oktober.Tamu SBY yang lain belum mengakui ada kontrak, kok Anda sudah, sepertinya mudah sekali?Mungkin karena saya dan beliau (SBY) pernah lama di dalam Kabinet Gotong Royong. Bahkan Deplu berada di bawah koordinasi Menko Polkam. Jadi beliau tidak perlu mencari-cari lagi data mengenai saya.Dalam pertemuannya dengan SBY, Hassan menyampaikan kepada mantan Menko Polkam itu tentang adanya agenda internasional dalam waktu dekat yang sangat penting bagi pemerintahan SBY, yakni pertemuan APEC dan KTT ASEAN.Hassan menganjurkan agar sebaiknya SBY hadir dalam kedua event tersebut, mengingat keduanya merupakan momen bagi SBY untuk berkenalan dengan kepala negara lainnya.SBY pernah mengatakan, selama 100 hari pertama pemerintahannya, dirinya tidak akan ke luar negeri. Padahal pertemuan APEC kemungkinan berlangsung akhir November 2004."Sebisa mungkin saya tidak akan ke luar negeri dalam 100 hari pertama. Saya akan berkonsentrasi terlebih dulu kepada masalah domestik, yakni penyiapan dasar-dasar bagi langkah berikutnya," demikian kata SBY beberapa waktu lalu. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads