Secara Etis, Megawati Wajib Datangi Pelantikan SBY
Sabtu, 16 Okt 2004 15:44 WIB
Jakarta - Presiden Megawati mempunyai kewajiban etis untuk mendatangi pelantikan Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 20 Oktober 2004 mendatang. Mega wajib datang untuk memberikan contoh bahwa menang dan kalah dalam Pilpres merupakan hal yang biasa.Demikian pendapat pengamat politik Fachri Ali saat dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (16/10/2004). Fachri dimintai tanggapan tentang sikap Megawati yang belum memberikan kejelasan terhadap undangan MPR untuk menghadiri pelantikan SBY. "Saya kira itu suatu kewajiban etis. Risikonya tidak ada jika tidak datang. Tapi akan dipertanyakan secara etis oleh publik," kata Fachri. Fachri menegaskan, sebagai Presiden yang akan berakhir masa jabatannya sudah seyogyanya Mega menghadiri pelantikan presiden yang akan menggantikannya. Kehadiran Mega dalam pelantikan itu untuk menunjukkan pergantian kekuasaan telah terjadi secara demokratis. "MPR memang harus mengundang presiden sebelumnya dan terpilih, dipertemukan untuk ditunjukkan kepada publik, memberi contoh kepada masyarakat bahwa kalah atau menang itu biasa," demikian Fachri Ali.
(iy/)











































