Perampokan itu terjadi pada Minggu (26/5/2013) pagi di Kompek Taman Setia Budi Indah, Blok J, Nomor 22, Medan Sunggal, Medan. Pelaku perampokan mendatangi rumah keluarga Maulina Rugun dan menyekap lima orang penghuni rumah, ibu, 2 anak, nenek dan seorang pembantu.
Di bawah ancaman benda yang diduga senjata api dan senjata tajam, seluruh korban disekap dan diikat di salah satu kamar. Pelaku memplester mulut beberapa korban, karena dikhawatirkan berteriak, namun tidak ada melukai penghuni rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โMereka masuk dari garasi dan langsung menodong pembantu,โ kata Johan.
ย
Seterusnya kawanan rampok ini menggasak perhiasan emas dan uang tunai sekitar Rp 10 juta. Pelaku nyaris mengambil laptop dan IPAD anak korban, tetapi tidak jadi dilakukan karena anak korban memelas menyatakan laptop itu berisi seluruh bahan skripsinya.
Setelah beraksi beberapa jam, para pelaku kabur sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka sempat terlihat pergi menggunakan mobil Kijang Innova. Setelah pelaku pergi, keluarga yang turut disekap namun tidak diikat, segera menghubungi anggota keluarganya yang lain, lalu kejadian itu dilaporkan ke polisi.
Petugas Polsekta Medan Sunggal yang datang ke lokasi kejadian, segera melakukan identifikasi. Keterangan sejumlah saksi sudah diminta, sementara penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap pelaku.
(rul/mad)











































