"Setuju perlu dilaporkan, caleg kalau mau fair laporan itu hal yang tepat sehingga ketahuan dari mana sumber keuangan caleg apakah dari TPPU misal," kata Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella di Galeri Kafe, Jalan Cikini Raya, Jakpus, Minggu (26/5/2013).
Tak hanya itu, menurut Rio partainya juga mendorong agar rekening tiap caleg dibuka dan diserahkan ke KPU, jadi tidak hanya rekening partai politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan keliatan caleg mana yang hanya menghamburkan uang dan yang biasa saja," imbuhnya.
Pembatasan itu menurutnya, tentu saja pembatasan pengeluaran dana kampanye, sehingga semua caleg mempunyai modal yang sama untuk berkampanye.
"Ada PKPU yang bisa mengatur itu sebagai terjemahan Undang-undang. Karena caleg berkampanye untuk parpol, bukan hanya untuk dirinya," kata Rio.
Terkait antisipasi masuknya dana haram, Rio menuturkan NasDem bisa lebih selektif. Hal itu didorong karena NasDem saat ini masih partai baru dan bukan partai penguasa.
"Kalau Nasdem bukan the rolling party atau partai penguasa, jadi tidak mungkin kami menggunakan dana dari sebuah kebijakan yang menguntungkan partai kami. Semua dana sendiri, tidak ada kongkalikong kekuasaan atau menggunakan kebijakan karena kami bukan partai penguasa," paparnya.
"Sumber dana kami pertama dari kader sendiri, kedua simpatisan atau orang lain dan sumbangan perusahaan. Tiga itu yang sampai hari ini kita gunakan," lanjut Rio.
(iqb/van)











































