KPUD Bali menentukan pemenang Pilgub dalam perhitungan akhir perolehan suara hari ini. Kantor KPUD dijaga ketat aparat keamanan.
Rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan gubernur Pilkada Bali digelar di kantor KPUD Bali, Jl Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, pukul 10.00 WITA, Minggu (26/5/2013). Seluruh komisioner KPUD Bali dan KPUD Kabupaten/Kota telah berada di kantor KPUD Bali.
Rapat pleno akan dihadiri para saksi dari dua kandidat, AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan (PDIP) dan Made Mangku Pastika-Sudikerta (Partai Demokrat-Partai Golkar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua water cannon, mobil rantis dan barrackuda, disiapkan. Ratusan Dalmas bersiaga penuh memblokade pintu masuk halaman KPUD Bali. Seluruh akses jalan menuju KPUD Bali pun ditutup sejak pagi hari.
Sebelum rekapitulasi perhitungan akhir, kubu pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta mengklaim unggul dalam perhitungan suara secara manual yang dilakukannya. Mereka mengklaim menjadi pemenang dengan perolehan suara 51,68%, sedangkan lawannya, Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan, memperoleh suara 48,32%.
Di lain pihak, PDIP juga mengklaim menjadi pemenang dengan perolehan suara 50,7% dan Pastika-Sudikerta hanya mednapat 49,3%.
"Dari penghitungan manual, pasangan kami, Pastika-Sudikerta unggul," kata Ketua Tim pemenangan Pastika-Sudikerta, Made Mudarta, Kamis (16/5/2013) lalu.
Sementara itu, hasil quick qount yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan Puspayoga unggul dengan raihan 50,31 persen suara. Sedangkan Made Mangku Pastika 49,69 persen suara.
(gds/trw)










































