Pengelolaan Air akan Makin Rumit

Menteri Soenarno:

Pengelolaan Air akan Makin Rumit

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2004 12:14 WIB
Solo - Menkimpraswil Soenarno mengatakan bahwa kebijakan pengembangan sumber daya air di Indonesia ke depan menghadapi tantangan permasalahan semakin kompleks. Faktor lingkungan, pergeseran paradigma dan perkembangan dinamisasi dalam masyarakat, akan menjadi elemen penentu yang saling mengkait.Hal tersebut disampaikannya dalam orasi ilmiah pengukuhan dirinya sebagai guru besar hidrologi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (16/10/2004) pagi. Soenarno memberikan inisiatif bahwa pengelolaan sumber daya air kedepan harus dipandang sebagai sesuatu yang integrated, comphrehensive, interdependency.Selanjutnya Soenarno menjelaskan bahwa elemen-elemen penting dalam manajemen pengelolaan sumber daya air terpadu dapat dikelompokkan dalam tiga elemen utama. Ketiganya adalah the enabling enviroment, the institutional roles dan the management instument."Peranan hidrologi dalam penetepan kebijakan pengembangan sumber daya air memang bukan satu-satunya faktor penentu, namun ilmu hidrologi dan hidrologi terapan tetap menjadi anadalan dasar dalam tahapan analisa-analisa potensi pengembangan, petensi sumber daya air dan daya dukung wilayah, keseimbangan neraca air dan proyeksi kebutuhan air kedepan," ujarnya.Sedangkan mengenai konsep reformasi kebijakan pengelolaan sumber daya air yang harus tetap dilanjutkan, menurut Soenarno harus didasarkan pada paradigma baru yaitu berwawasan lingkungan, perubahan peran pemerintah, desentralisasi kewenangan, HAM, demokratisasi, dan globalisasi.Soenarno lahir di Purwodadi 19 Mei 1942. Pendidikan SD hingga SMA diselesaikan di Solo dan selanjutnya menyelesaikan sarjana teknilk sipil di UGM Yogyakarta. Dia mendapat gelar diploma bidang hydraulic engineering dari Belanda, PhD teknik sipil dari Columbia Pacific University California dan doktor pendidikan bidang ekonomi dari Universitas Negri Malang.Jabatan struktural di lingkungan DPU/Kimpraswil yang pernah dijabat oleh Soenarno adalah Pimpro Bendungan Karangkates, Pimpro Brantas, Pimpro Citanduy, Primpo Induk PWS Jratunseluna termasuk Waduk Kedungombo, Dirjen Sumber Daya Air, dan terakhir Menkrimpraswil. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads