"Saya terima pesan dari Budi dan Teddy, harga HPS untuk R2 Rp 80 juta per unit sedangkan untuk R4 Rp 260 juta," kata Sukotjo di PN Tipikor, Jumat (24/5/2013).
Menurut Sukotjo saat itu Budi dan Teddy menyatakan, harga tersebut merupakan permintaan dari Irjen Djoko. Saat itu jenderal bintang dua tersebut menjabat sebagai Kakorlantas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Majelis Hakim Suhartoyo lantas menanyakan apakah Sukotjo mengkonfirmasi ke Irjen Djoko mengenai permintaan itu. "Tidak pernah yang mulia. Itu berdasarkan pernyataan Teddy dan Budi saja," kata Sukotjo.
Padahal sebenarnya, dalam harga komponen Simulator tersebut jauh di bahwa harga tersebut di atas.
"Untuk R2 harga fair Rp 50 juta. Sedangkan R4 50 juta jadi Rp 258 juta," kata Sukotjo.
Akibat penggelembungan tersebut, terjadi kerugian negara. Dari total proyek Rp 196 miliar, Rp 144 miliar di antaranya menguap.
(/mad)











































