Acara dibuka oleh Dubes LBBP RI untuk Ukraina, Niniek Kun Naryati yang diikuti pemukulan gong bersama-sama Dirjen PEN Kemendag RI, Gusmardi Bustami yang juga memimpin Misi Dagang RI ke Ukraina dan Rumania.
Demikian siaran pers KBRI Kyiv kepada detikcom, Jumat (24/5/2013). Pameran “Windows to Indonesia 2013” merupakan pameran tunggal pertama yang diadakan di Ukraina ditujukan untuk memaksimal peluang pasar di Ukraina bagi Trade, Tourism, and Investment (TTI) Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran “Windows to Indonesia 2013” menampilkan produk-produk Indonesia terbaik seperti pakaian batik dan tas, produk kulit, perhiasan, kerajinan tangan, furniture dan berbagai produksi berkualitas tinggi lainnya, serta menjadi sarana promosi seni dan budaya serta kuliner Indonesia, termasuk peragaan busana oleh Defrico dan batik workshop. Dalam rangkaian pameran WTI 2013, diselenggarakan pula Forum Bisnis oleh Kemendag RI dan Travel Sales Mission oleh Kemenparenkraf RI.
Selain itu, Misi Dagang RI melakukan pertemuan dengan pejabat Kementerian Pembangunan Ekonomi dan Perdagangan Ukraina serta mengunjungi Delta Wilmar di Odesa dan hypermarket Auchan dan Metro di Kyiv.
Terdapat 8 perusahaan besar dan 21 usaha kecil dan menengah Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran ini, antara lain: Bina Karya Prima, Sinar Mas Argo, Tirta Marta, Elang Perdana Tyre Industry, Sinar Mas, Sekar Laut, Bali Maya Permai, Sritex, Egi Resources, CV Promosis, CV Aneh-aneh Art, Permata Bunda, Indo Archipelago, Aulia Jewelery, Tenun Gaya, Utami Silver, CV Ega Robot, Nahdi Jewelery, Defrico, Batik Chic, Leginayba, Bayu Rizki Abadi, Sekawan Kosmetik dan Moendah.
Dengan jumlah penduduk 45 juta, Ukraina merupakan pasar terbesar kedua di Eropa Timur setelah Rusia. Nilai perdagangan tertinggi kedua negara pernah dicapai pada tahun 2008 sebesar USD 1,4 milyar. Dari Pameran Windows to Indonesia 2013 diharapkan terjalin jejaring bisnis, membuka peluang ekspor dan transaksi dagang.
Pameran “Windows to Indonesia” yang direncanakan akan menjadi event pameran tahunan Indonesia di Ukraina diharapkan juga menjadi sarana bagi peningkatan people to people contact antar masyarakat kedua bangsa.
(nrl/nrl)











































