Sukotjo Pernah Diminta Budi Beri Uang 'Kaliber 50' ke Brigjen Didik

Sukotjo Pernah Diminta Budi Beri Uang 'Kaliber 50' ke Brigjen Didik

- detikNews
Jumat, 24 Mei 2013 17:17 WIB
Jakarta - Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) Sukotjo Bambang menceritakan uang-uang yang dia keluarkan untuk memperlicin penggiringan proyek Simulator SIM. Duit Rp 50 juta juga pernah dikucurkan untuk mantan Wakakorlantas Brigjen Didik Purnomo.

"Saat itu saya pernah diminta Pak Heru dan Nyoman, untuk juga memperhatikan Pak Wakor Didik," kata Sukotjo dalam kesaksiannya di PN Tipikor Jalan Rasuna Said, Jaksel, Jumat (24/5/2013)

Heru yang dimaksud oleh Sukotjo adalah Heru Trisasono, sedangkan Nyoman adalah Nyoman Suartini. Keduanya merupakan staf di Korlantas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu Sukotjo bertanya, bagaimana caranya untuk memperhatikan Brigjen Didik. "Apakah dengan memberi uang. Mereka menjawab iya," kata Sukotjo.

"Lalu saya bertanya lagi, berapa yang perlu dikasih. Mereka menjawab kaliber 50 atau kaliber 100," sambung Sukotjo.

Sukotjo lantas menjelaskan, 'kaliber 100' merupakan sandi untuk Rp 100 juta. Begitu juga dengan angka 'kaliber 50' berarti Rp 50 juta.

Lalu Sukotjo menyerahkan langsung uang itu ke Brigjen Didik di ruangan kerjanya.

"Saya lalu berikan 'kaliber 50', diantar oleh staf bernama Indra. Saya bungkus uang dengan bingkisan kue. Saya bilang 'Ini oleh-oleh dari Bandung'," kata Sukotjo.

Uang tersebut pun lantas diterima oleh Brigjen Didik. Jenderal bintang satu itu pun kini ditetapkan sebagai tersangka kasus simulator SIM ini.

(/)


Berita Terkait