"Banyak ide dasar Soekarno soal kebhinekaan, penghormatan atas perbedaan lahir di Ende," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti di Kemendikbud, Jl Jend Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).
Ada 10 situs yang akan dilakukan perbaikan di Ende. Di antaranya adalah rumah tinggal Soekarno dan Taman Rendo di mana Soekarno sering duduk di bawah pohon sukun dan memikirkan tentang dasar negara Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hanya 8 situs yang akan dicover oleh Kemendikbud. Dua situs lainnya akan diperbaharui oleh Yayasan Flores-Ende.
"Total anggarannya sekitar Rp 44.5 miliar sampai tahun 2014.Itu meliputi pembangunan fisik," terangnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan, Bambang Widianto menyebut acara tersebut akan dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri.
"Pak Wapres menginisiasi Ende-Flores," kata Bambang.
Ende yang terletak di NTT pernah menjadi tempat pengasingan Soekarno pada tahun 1934-1938. Di wilayah Timur Indonesia itu, Soekarno mulai menyusun dasar-dasar negara yang menjadi tonggak berdirinya Indonesia.
(tfq/lh)











































