SBY: Negara Menjamin Warga Beribadah Sesuai Keyakinannya

SBY: Negara Menjamin Warga Beribadah Sesuai Keyakinannya

Mega Putra Ratya - detikNews
Jumat, 24 Mei 2013 16:36 WIB
Jakarta -

Sesuai amanat UUD 1945, maka negara menjamin sepenuhnya kebebasan warga negara menjalankan ibadahnya sesuai dengan kepercayaan dan keyakinannya. Adalah peran tokoh masyarakat dan agama untuk menyemaikan perdamaian dan kerja sama di antara kelompok yang berbeda kepercayaan serta keyakinannya.

"Presiden telah menginstruksikan aparatur kepolisian memberi jaminan agar semua kelompok dapat memenuhi penggilan ibadahnya. Polri harus mampu memelihara kemanan dan ketertiban umum," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa dalam pernyataannya, Jumat (24/5/2013).

saling pengertian dan menghormati adalah norma dasar dalam masyarakat majemuk. Intoleransi adalah tantangan masyarakat majemuk yang harus kita menangkan dengan membangun dialog yang setara. Bukan dengan menyebarkan permusuhan dan kebencian.
Β 
Semua kelompok yang berbeda faham dan keyakinan memiliki tanggung jawab yang sama untuk memelihara harmoni sosial. Semua orang hendaknya mencegah dirinya terlibat dalam pengabaian akan pentingnya menghormati keyakinan yang dimiliki kelompok lain,"

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang tidak selamanya upaya itu berhasil, Presiden SBY tidak akan pernah surut melakukan semua upaya yang mengancam hak-hak warga negara untuk menjalankan ibadahnya dalam suasana aman, terbebas dari rasa takut. Presiden memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan di pusat dan di daerah untuk menjalankan amanah undang-undang dan konstitusi dengan penuh tanggung jawab.

"Presiden SBY senantiasa bekerja dengan seluruh kekuasaan dan kewenangan yang diberikan konstitusi kepadanya untuk memastikan diakhirinya semua bentuk intimidasi dan agitasi termasuk yang melibatkan kekerasan, perusakan dan atau penyerangan terhadap rumah ibadah dan atau terhadap keselamatan harta dan jiwa penganutnya," paparnya.

Menerima penghargaan bukan dan tidak pernah menjadi tujuan Pemerintahan SBY. Ia hanya memiliki kehendak untuk melakukan yang terbaik yang ia bisa berikan kepada rakyat dan negerinya. Dengan segala kekurangannya, baik sebagai manusia biasa maupun sebagai pemimpin, SBY ingin memenuhi komitmen konstitusional dan personalnya untuk menjaga kebhinekaan sebagai bangunan dasar dari Republik ini.

"Penghargaan tidak akan membuatnya silau. Cacian juga tidak akan membuatnya berkecil hati untuk menjalankan amanah dalam sisa masa kepemerintahannya. Ia hanya meminta agar semua pihak paham bahwa kemajemukan adalah sebuah berkat sekaligus tantangan. Kita perlu merayakan sekaligus mengelolanya. Kita perlu kontitusi dan hati yang besar untuk memajukan Indonesia," tutupnya.

(ega/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads