"Justru masalah ini menambah simpati kepada PKS, karena itu saya tetap dan confidence PKS tetap masuk 3 besar," kata Anis Matta, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jaksel, Jumat (24/5/2013).
Anis menuturkan, salah satu yang bisa mendorong hal itu karena ia menuding ada diskriminasi dalam penanganan kasus yang menerpa petinggi PKS.
Anis kemudian menyatakan bahwa target 3 besar dalam Pemilu sudah dimulai dengan kemenangan PKS di Pemilu Kada Jawa Barat dan Sumatera Utara.
"Kita yakin dari awal bahwa survei-survei kita tetap meningkat. Anda bayangkan kasus Luthfi terjadi Januari, akhir Februari minggu ke-4 kita menang di Jabar. Minggu pertama Maret menang di Sumut," ungkapnya.
Hal itu menurutnya, bukan soal bahwa yang menang adalah incumbent, tapi bahwa kasus yang menerpa PKS tak mempengaruhi suara politik PKS.
"Kejadian ini terjadi dalam waktu yang berdekatan, ternyata tidak mempengaruhi. Jadi kita sangat optimis," ucapnya.
"Jangan anda pikir karena beritanya ramai, lalu kita juga membicarakan itu," imbuh mantan wakil ketua DPR itu.
(/van)











































