Cerita neneknya Marta, Kamis (23/5/2013) Huswatun sudah dirawat di Puskesmas dengan memakai Jamkesmas tetapi persoalan mendasar mereka tak punya uang untuk makan. Alhasil, Huswatun terpaksa dirawat di rumahnya, sembari menemani neneknya bekerja.
Neneknya bekerja membuat daun kelapa menjadi atap rumah. Pekerjaan itu dilakukan Marta kalau ada pesanan. Bila tak ada pesanan, dia hanya mengharap belas kasihan tetangga dan kerabat.
Ayah Huswatun sudah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sedang ibunya menikah dengan pria lain dan tinggal di desa tetangga, ikut suaminya yang baru.
Huswatun ingin bersekolah lagi, tapi kala malam, rasa sakit melanda. Perut, dada, dan pingganggnya, dia hanya bisa menahan sakit dengan menangis.
"Saya sakit," lirihnya. Huswatun punya cita-cita ingin menjadi dokter.
(ndr/ndr)











































