"Pimpinan TNI AD juga tidak mau melakukan intervensi apapun," kata Moeldoko usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
Dia mengatakan proses pengadilan ke 12 tersangka akan berlangsung secara terbuka dan transparan. Hal itu dibuktikan dengan proses peradilan dalam perkara pembakaran Mapolres OKU di Sumsel.
"Setidaknya proses persidangan di Sumatera bisa dibuktikan semuanya berjalan terbuka, tidak ada sedikitpun yang kita tutupi," ujarnya.
Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berharap agar pelaku dihukum sesuai tindak pidananya. "Kita serahkan semua pada proses peradilan," ujarnya pada kesempatan yang sama.
(rvk/rmd)











































