Tepat sebelum lampu traffic light, mobil yang dikemudikan oleh Dea Yasinta (21) terbakar. Menurut keterangannya, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu ia bermaksud pulang ke rumahnya di Ngaliyan dari daerah Banyumanik.
"Saya mengantar kakak ke travel di Banyumanik, waktu pulang dan berhenti di traffic light tiba-tiba dari kap depan sebelah kanan ada api," kata Dea di lokasi kejadian, Rabu (22/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah ledakan pintu baru bisa dibuka," tandasnya.
Api yang mulai membesar langsung menghanguskan body Jazz milik Dea. Barang-barang miliknya pun tidak berhasil diselamatkan termasuk dompet yang berisi surat-surat penting.
"Ada dompet yang isinya ATM, STNK, SIM A, SIM C, KTP, dan uang Rp 500 ribu," kata perempuan yang bekerja sebagai pramugari itu.
Pemadam kebakaran Pemerintah Kota Semarang yang berusaha memadamkan api sempat kesulitan karena bensin yang terbakar sulit padam saat di semprot air.
"Jadi kita padamkan dengan disemprot menggunakan Apar (Alat Pemadam Api Ringan)," kata salah seorang petugas pemadam kebakaran.
Berselang 10 menit setelah mobil pemadam kebakaran datang, api berhasil dipadamkan. Belum diketahui penyebab pasti mobil terbakar, namun diduga akibat konsleting. Peristiwa tersebut sempat menyendat arus lalu lintas dari tanjakan Siranda menuju Jl Pahlawan selama beberapa menit.
(alg/rmd)