Karena itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Ciawi Yusuf merasa bangga. Salah seorang siswanya, Abdurrahman Assegaf, ikut dalam aksi penyelamatan.
"Tentunya saya ikut bangga dan salut, keberaniannya itu berisiko. Tapi dia berani melakukannya," kata Yusuf saat berbincang dengan detikcom, Rabu (22/5/2013).
Menurut Yusuf, sikap ketiga siswa itu menunjukkan orangtua mereka berhasil menerapkan pendidikan di rumah dengan baik. Dia berharap, para siswa lain bisa mencontohnya.
"Abdurrahman di sekolah prestasinya standar saja, namun nuraninya lebih kuat," jelas Yusuf.
"Semoga yang lain bisa mencontohnya. Kalau tak ada mereka, masa depan anak perempuan itu pasti terancam, apalagi sudah sampai dilukai," harapnya.
Abdurrahman Assegaf, Ilham Maulana dan Aziz, tiga siswa SMP berani menyelamatkan seorang remaja putri dari pemerkosaan remaja 16 tahun. Mereka terdorong oleh perasaan menjaga nama baik perempuan dan desa tempat tinggalnya.
Si pelaku kini diamankan di Mapolsek Ciawi. Dia dijerat dengan pasal penganiayaan terhadap anak di bawah umur.
(mad/nwk)











































