Zaky mengajak wartawan mengobrol dengannya di Seven Eleven di Jakarta Barat, Rabu (22/5/2013). Dia menceritakan soal kronologi kejadian pada Senin 6 Mei 2013 itu di kantor DPP PKS.
Saat itu, kata Zaky, dia diperiksa di gedung KPK sejak pukul 10.00 WIB sambil menjalani puasa. Pemeriksaan selesai sekitar pukul 20.00 WIB.
"Saya buka puasa minum air dingin. Langsung pusing, karena lelah juga sampai pukul 20.00 WIB," ujar Zaky.
Nah, ternyata pemeriksaan berlanjut dengan ajakan penyidik ke kantor DPP PKS. Kala itu, ada tiga mobil penyidik yang berangkat ke DPP PKS sambil membawa Zaky. Mereka tiba sekitar pukul 21.00 WIB.
"Langsung cari mobil. Awalnya cuma mau lihat, tapi mereka minta kunci, saya nggak tahu kunci di mana kan bukan saya yang pegang," jelasnya.
Zaky kemudian pergi mencari kunci di lantai 4 gedung DPP PKS. Karena lelah, dia pun akhirnya tertidur dan baru bangun keesokan harinya pukul 05.30 WIB.
"Lalu saya tanya satpam, katanya KPK sampai pukul 24.00 WIB malam. Pas turun, disegel mobilnya," jelas Zaky yang memakai jaket hitam ini.
"Saya nggak kabur kok," tegasnya.
KPK sebelumnya menyatakan Zaky kabur saat hendak diminta menunjukkan kunci. Dia juga beberapa kali tak datang memenuhi panggilan KPK sebagai saksi.
(mad/nrl)











































